Murad Gagal? Kecemasan Senior PDIP Maluku

oleh -261 views

Selanjutnya dia menyatakan bagian dari citra sejarah dari citra itu sendiri. Jadi berdasarkan penjelasan Boulding tersebut, dapat disimpulkan, citra adalah serangkaian pengetahuan dan pengalaman serta perasaan (emosi) maupun penilaian yang diorganisasikan kedalam sistem kognisi manusia, atau pengetahuan pribadi yang sangat diyakini kebenarannyakebenarannya.

Jadi citra politik dapat dipahami sebagai gambaran seseorang yang terkait dengan politik (kekuasaan, kewenangan, otoritas, konflik, dan konsensus).

Dari sisi apektif ada kekecewaan yang merembes dalam sistem rekruitmen dan jangan-jangan diduga sudah mengalami distorsi atas rekomendasi DPP PDIP yang diberikan dalam kepemimpinan di Maluku . Itu tergambar dalam pesan-pesan politik kader- kader senior PDIP yang memuat kegagalan MI sebagai Ketua PDIP yang dimuat media porostimur.com
(https://porostimur.com/evert-kermite-sebut-murad-ismail-gagal-kelola-daerah-dan-partai/)
( https://porostimur.com/tak-hadiri-rakerda-kader-pdip-maluku-sebut-murad-ismail-tak-layak/)

Baca Juga  Kapolri Lantik 5 Kapolda Baru, Arif Budiman Pimpin Polda Maluku Utara

Timbul pertanyaan: Pertama, Apakah kepemimpinan PDIP hanya tergantung pada seseorang saja atau kolektivis sudah tidak lagi merupakan kekuatan bagi kepemimpinan PDIP?

Kedua, Mengapa sejak awal baik DPD PDIP maupun DPP PDIP berani memberikan dukungan dan rekomendasi bagi MI calon Gubernur Maluku Tahun 2019?

No More Posts Available.

No more pages to load.