Negara Federal Solusi: Kucing Lebih Diterima Istana Ketimbang Orang Kawasan Timur

oleh -187 Dilihat

Sebab, sangat ironis, pemerintah terus-menerus mengembangkan program transmigrasi, yang juga bisa diartikan pemerintah secara sistematis mengirim penduduk untuk menguasai wilayah lain. Praktik negara yang benar, idealnya membangun SDM di setiap daerah, sehingga mampu membangun daerah sesuai dengan potensinya. Kalau penggagas Budi Otomo sejak awal sudah menyadari tidak ada yang akan mengulurkan tangan untuk Jawa, maka posisi yang sama, harus menyadarkan kawasan timur unuk tidak pernah pernah percaya aka nada pihak lain yang mengulurkan tangan untuk membantu. Orang timur harus membangun sendiri dirinya. Untuk bisa membangun dirinya tidak ada cara kecuali mengambil kembali kewenangan untuk mengurus diri sendiri dalam bentuk negara federal. Jangan khawatir kita tidak berpisah, tetapi izinkan kawasan timur membangun dirinya.

Baca Juga  Tuntutan Tak Digubris, Puluhan Sopir Tangki Pertamina Fuel Tual-Malra Ancam Mogok

Hampir 79 tahun, kawasan timur dikelola dari Jakarta, tetapi hasil yang dituai hanya kemiskinan dan ketertinggalan di atas kekayaan alamnya. Siapapun pihak yang menolak gagasan federal bagi kawasan timur seolah menolak kesejahteraan bagi kawasan timur. Waktu 79 tahun sudah lebih dari cukup untuk membuktikan adanya niat baik sebagai sesama anak bangsa. Tetapi, itu semua hanya impian belaka dalam slogan NKRI harga mati. Secara sederhana, kesatuan atau federal harus bisa memastikan tercapainya cita-cita luhur para pendiri bangsa. Federasi tidak berarti disintegrasi, tetapi merupakan metode lain dalam mengelola negara ini. Sadar dan bangkitlah sebelum menjadi korban eksploitasi yang kuat terhadap yang lemah.

No More Posts Available.

No more pages to load.