Dalam kesempatan ini, izinkan untuk mengutip pandangan dr. Ben Mboi, seorang pejuang, Brigadir Jenderal, Mantan Gubernur NTT, yang tentu tidak diragukan kecintaannya terhadap bangsa ini. Sikap Ben Mboi mengenai gagasan federal ini bisa disimak dalam buku memoarnya. Secara khusus Mendagri Soepardjo Rustam menitipkan pesan kepada Ben Mboi untuk meneliti alasan mendasar gagasan federal pada masa awal kemerdekaan. Hasil penelusuran Ben Mboi di Belanda, ternyata gagasan federal muncul dimunculkan Ritsema van Eck yang pada tahun 1918 juga menjadi anggota Volksraad bersama dengan sejumlah orang pribumi.
Ben Mboi mengungkapkan argumentasi federalisme pada awal masa kemerdekaan. Begitu juga setidaknya ada lima argumentasi federalisme pada abad 21. Pertama, manajemen unitaristik, sentralistik, uniformistik telah gagal mendistribusikan kesejahteraan dan keadilan.
Kedua, heterogenitas abad 21 dan berbagai variabel lain telah memicu konflik berlatar belakang diversitas dan partikularis local baru. Ketiga, sumber daya dalam segala bentuk tersebar cukup merata, semangat dan kesadaran persatuan cukup kuat. Keempat, tingkat ketergantungan antar daerah yang tinggi, sehingga naluri separatisme akan menyurut dengan syarat manajemen yang merata dan manusiawi. Kelima, Otonomi khusus atau federalisme adalah opsi sebagai format yang cocok sebagai obat bagi penyakit konflik horizontal dan vertikal.









