NOAH Rilis Video Klip Kota Mati dengan Bantuan Teknologi Deep Fake

oleh -199 views

Sutradara Upie Guava menuturkan, dalam penggarapan video klip Kota Mati, ia menggunakan berbagai teknologi, mulai dari deep fake, mesh tracking, dan XR virtual production. Ia membutuhkan sejumlah teknologi tersebut agar video klip terasa seperti ada di era ketika Peterpan merilis Tak Ada yang Abadi.

“Teknologi deep fake digunakan supaya wajah Ariel bisa kembali seperti di era Peterpan dulu. Untuk Ladya, karena dia berdomisili di Amerika Serikat, saya mencoba untuk menggunakan tubuh aktor lain dengan mengubah wajah ekspresi dari Ladya,” ungkap Upie saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin awal pekan ini.

“Pengambilan wajah Ladya menggunakan perangkat virtual dan ditempel dengan teknologi mesh tracking,” sambungnya.

Baca Juga  Ruas Jalan Yamtimur–Holat Rusak Berat, Cristo Beruat Desak Pemprov Maluku Segera Bertindak

Ariel pun mengungkapkan kenapa ia memilih Kota Mati untuk dijadikan sebagai video klip. Menurut Ariel, Kota Mati sangat berkesan dan sangat seru untuk dijadikan video klip.

“Lagunya simpel ceritanya, tentang matinya sebuah harapan. Cuma intinya kenapa lagu ini yang dipilih, karena waktu itu (saat masih Peterpan) lagu ini mau dibikin video, tapi enggak jadi. Makanya, kita sih sangat ingin lagu ini punya video klip sendiri,” kata Ariel.

Perilisan video klip Kota Mati menjadi salah satu rangkaian menuju konser NOAH DekadeXperience, sebuah acara spektakuler dalam merayakan perjalanan 10 tahun NOAH dalam berkarya. Konser akan digelar pada Sabtu 17 September 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

No More Posts Available.

No more pages to load.