Obat Habis, Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan RSUD Sanana

oleh -200 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) mengeluhkan pelayanan pihak rumah sakit.

Pasalnya hampir semua obat di RSUD habis dan pihak keluarga harus mencari obat di apotik yang ada di kota sanana.” ungkap RU yang meminta namanya diinisialkan, Senin, (21/102019).

Kepada redaksi porostimur.com, RU menceritakan setiap obat yang dibutuhkan oleh pasien selalu diberi nota oleh pihak Rumah Sakit untuk di beli pada apotik di luar Rumah Sakit.

RU juga mengeluhkan pelayanan yang kurang maksimal oleh petugas. “Bila tengah malam pasien merasa sakit kadang tidak ada petugas,” katanya.

Budi, salah seorang anggota keluarga pasien yang tak ingin namanya dipublikasi menuturkan, ia harus merogoh kocek hingga puluhan ribu rupiah untuk membeli obat sesuai resep yang dianjurkan dokter di apotek lain.

Baca Juga  Rayakan Kenaikan Pangkat, Sekda Nias Utara Booking 5 Wanita Cantik, Foya-foya dan Pakai Narkoba

“Obat mesti ambil di apotek luar dengan harga di kisaran 50 ribu hingga 80 ribu. Belum lagi ditambah ongkos oje. Bisa sampai lima balas ribu uang keluar. Kami bukan masyarakat berduit,” ujarnya.

Hal ini disebabkan obat tersebut tak tersedia di apotek rumah sakit.

Sementara itu terkait habisnya obat di RSUD kontras dengan biaya yang di gelontorkan oleh Pemerintah Daerah pada Rumah Sakit.

Untuk di ketahui Pemda Kepsul menganggarkan biaya untuk pengadaan obat obatan Rumah Sakit dengan nilai. Rp. 2.501.670.168,pada anggaran perubahan 2019 .

Saat di konfirmasi melalui WhatsApp, Direktur Utama (Dirut) RSUD Sanana, Irfan Sangadji enggan memberi komentar hingga berita ini dipublis. (if)