Pada Trump Kita Takluk

oleh -406 views
Made Supriatma

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

Trump menerapkan 19% tarif untuk barang-barang Indonesia yang akan dijual di AS. Angka ini memang tidak sebesar sebelumnya yang 32%.

Sebaliknya, Trump berhasil memaksakan barang-barang AS tidak akan dikenakan tarif ketika masuk ke Indonesia. Nol persen. Zero. Nada!

Jakarta berusaha memproyeksikan kemenangan. Presiden Prabowo bicara dengan Trump. Saya lihat di IG sang presiden, dia kelihatan puas. Seolah ini sebuah prestasi.

Benarkah demikian? Indonesia termasuk yang paling awal mencapai “kesepakatan” dengan AS dalam hal tarif. Sebelumnya memang ada Vietnam yang berhasil menurunkan tarif menjadi 20%. AS akan menerapkan 40% tarif untuk transhipment atau barang-barang dari China yang diekspor lewat Vietnam.

Baca Juga  Wamen ESDM Tekankan Kesiapan Listrik Dukung Pertumbuhan Ekonomi Maluku dan Malut

Di sinilah soalnya untuk Vietnam. Banyak perusahan China direlokasi ke Vietnam sejak Trump berkuasa pertama kali. Selain itu, karena Vietnam adalah negara yang baru mulai industrialisasi, maka karakternya adalah impor substitusi. Artinya, negeri ini mengimpor dari China bahan baku, menjahitkannya di Vietnam, dan mengekspornya ke Amerika.

Jika bahan baku, mesin-mesin, dan modal dari China tapi pabriknya ada di Vietnam, maka bagaimana menentukan bahwa itu buatan Vietnam atau China? Ini masih jadi perdebatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.