“Kalau kami punya uang kami sudah kami lunasi. Jadi jangan tuntut dari kami, tapi tuntut pemerintah daerah, jangan ngomong seperti itu untuk kami,” tukas Pattiasina.
“Desak pemda karena mereka yang punya uang dan uang ada di mereka, jangan ngomong seperti itu di hadapan kami. Saya curiga bapak tidak pernah ngomong seperti ini ke gubernur maupun sekda. Jangan seolah-olah menyalahkan kami. Kalau DPRD punya uang kita sudah lunasi tanpa menimbulkan masalah di atas masalah,” pungkasnya.
Sementara Dirut RSUD Haulussy tetap berkilah dan memberikan pernyataan yang membuat geram sejumlah sejumlah anggota DPRD Maluku.
“Bapak copot saya pun diganti 20 orang tidak akan selesai masalah ini pak, semua staf saya sudah minta mundur, saya orang Medan pak gengsi kalau mundur mendingan dicopot pak daripada mundur,” katanya. (Vera)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









