Gelombang penculikan baru menyertai proklamasi ISIS atas kekhalifahan atas sebagian wilayah Irak. Menurut laporan PBB, pola lain yang sedang berlangsung termasuk dugaan penghilangan paksa anak-anak, khususnya anak-anak Yezidi yang lahir setelah ibu mereka dilecehkan secara seksual di kamp-kamp ISIS.
Komite PBB untuk Penghilangan Paksa mengatakan, antara 250.000 dan 1 juta orang diperkirakan telah hilang sejak 1968. Komite juga meminta Irak untuk membentuk satuan tugas independen untuk memastikan tahanan terdaftar dan keluarga diberikan informasi mengenai lokasi para narapidana.
sumber : Reuters










