Peluncuran Buku ‘Tikus’ di Ambon: Dukungan Terhadap Literasi Anak dan Kreativitas Lokal

oleh -10 Dilihat

Dia katakan, gaya penulisan yang digunakan bertujuan untuk membangkitkan rasa ingin tahu dan mendorong pembaca cilik, untuk terus mengikuti alur cerita hingga halaman terakhir. Dengan demikian, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai alat edukasi yang mampu meningkatkan minat baca sekaligus kreativitas anak-anak.

“Namun, tidak hanya buku yang berperan penting dalam upaya peningkatan literasi anak-anak. Dukungan dari orang tua dan masyarakat juga sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Orang tua sebagai pendidik pertama di rumah, disebut Lise, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca anak-anaknya sejak dini dengan menyediakan buku-buku yang sesuai dengan usia dan minat mereka.

Sementara itu, masyarakat juga diharapkannya dapat ikut serta dalam gerakan literasi ini, dengan mengadakan berbagai kegiatan literasi, seperti diskusi buku, lomba membaca, atau acara tukar buku.

Melalui acara peluncuran buku ini, Ambon Music Office, Yayasan Wai Ihu dan Penerbit Labebaelae mengundang partisipasi aktif dari berbagai pihak. Kehadiran dan dukungan mereka yang diundang dalam acara ini, akan menjadi simbol dukungan bersama dalam gerakan literasi di Kota Ambon, yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi anak-anak dan generasi mendatang.

No More Posts Available.

No more pages to load.