Pemerintah Urimessing Bantu Korban Bencana Alam dan Non Alam

oleh -126 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Akibat curah hujan yang tinggi beberapa minggu terakhir di Kota Ambon, terjadi bencana dimana-mana seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Hal ini juga di alami sebagian besar warga Negeri Urimessing, Kota Ambon.

Kepada Porostimur.com pejabat pemerintahan Negeri Urimessing, Arthur Solsolay, mengatakan akibat letak geografis Negeri Urimessing yang berada pada lereng dan bukit, mulai dari Mahia, Tuni, Kusu-Kusu, Siwang dan Seri, maka Negeri Urimessing sangat rentan dengan bencana alam ketika datang musim hujan.

Oleh karena itu, diakuinya bahwa beberapa minggu terakhir ketika terjadi hujan lebat di Kota Ambon, maka terjadi longsor di beberapa titik di wilayah Negeri Urimessing, yaitu di Kampung Tuni, Mahia, dan Kusu-Kusu, bahkan ruas jalan menuju Kampung Mahia hampir putus akibat tanah longsor dan para korban bencana di Negeri tersebut sudah mendapatkan bantuan.

Baca Juga  Gapura Bahasa diirusak OTK, 2 warga luka, 3 unit sepeda motor rusak

“Sebagai wujud perhatian Pemerintah Negeri Urimessing, para korban bencana alam dan non alam telah diberikan bantuan sesuai kebutuhan para korban bencana alam dan non alam”, ujarnya kepada Porostimur.com, Senin (19/7/2021).

Solsolay menambahkan, untuk ruas jalan Mahia yang hampir putus akibat longsor, itu telah ditindak lanjuti kepada Pemerintah Kota Ambon dan Dinas terkait pun sudah meninjau secara langsung lokasi bencana di Negeri Urimessing.

“Jadi Walikota Ambon telah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Bappeda Kota Ambon untuk turun langsung ke lokasi longsor untuk melihat secara langsung, karena itu diharapkan persoalan di Kampung Mahia segera tertangani”, harapnya.

Dirinya juga menghimbau, agar masyarakat Negeri Urimessing lebih berhati-hati ditengah cuaca ekstrim yang terjadi di Kota Ambon, tidak melalukan hal-hal yang dapat merusak lingkungan dan mendatangkan bencana dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Dari beberapa peristiwa yang dialami masyarakat Negeri Urimessing, baik akibat bencana alam dan non alam, saya berharap agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati, dengan menunjukan partisipasi aktif dengan cara membersihkan selokan, agar air mengalir normal, jangan buang sampah sembarangan, tebang pohon sembarangan, termasuk memperhatikan protokol kesehatan serta mentaati anjuran pemerintah terhadap PPKM sehingga bisa terhindar dari virus Covid-19 yang sementara mewabah di Indonesia termasuk Kota Ambonini”, tandasnya. (olof)

No More Posts Available.

No more pages to load.