Lakukan Pertemuan Dengan Pemkot Ambon, Ini yang Diminta Kelompok Cipayung

oleh -140 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Beberapa hari terakhir ini, sejumlah mahasiswa di Kota Ambon melakukan demonstrasi terkait kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Menyikapi hal tersebut, Pemkot Ambon melaksanakan rapat bersama kelompok Cipayung Kota Ambon. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ambon, Abdul Gafur Rusunley.

“Soal pertemuan Cipayung bersama Pemerintah Kota Ambon, sama sekali tidak ada niat untuk memanfaatkan gerakan dari teman-teman mahasiswa dalam melakukan aksi kemarin”, ujarnya kepada Porostimur.com, Senin (19/7/2021).

Dijelaskannya, tujuan rapat tersebut yaitu meminta pemerintah Kota Ambon untuk dapat bekerja sama dengan seluruh eleman pemuda di Kota Ambon untuk sama-sama memerangi Covid-19, sebab mereka merasa bahwa selama ini pemerintah sangat lemah dalam memerangi Covid-19.

“Kami merasa pemerintah sangat lemah sekali dalam memerangi Covid-19, karena pemerintah selama ini tidak memperhatikan pemuda yang punya skill. Yang seharusnya dilibatkan agar sama-sama memutuskan mata rantai Covid-19”, ujarnya.

Baca Juga  Terkait Gejolak di Desa Bajo Kec. Botang Lomang ini Kronologinya

Selain itu, dia menuturkan hal penting yang didiskusikan bersama pemerintah Kota Ambon diantaranya pemuda harus dilibatkan dalam melakukan program vaksinasi, agar mereka selaku kalangan pemuda dari mahasiswa dapat mensosialisasikan hal tersebut ke kampus-kampus maupun di kalangan masyarakat, karena menurutnya program ini pun sudah dilakukan oleh Ketua Cipayung di tingkat pusat.

Oleh sebab itu, sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di cabang Kota Ambon, tentunya mereka harus melanjutkan apa yang menjadi program pimpinan mereka di pusat.

Rusunley juga menegaskan, selaku OKP, mereka tidak pernah mempunyai niat yang buruk untuk memanfaatkan rekan-rekan mahasiswa dalam aksi kemarin, sehingga Ia berharap tidak ada pandangan negatif dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat terkait hal itu.

Baca Juga  Cinta ditolak, kekasih beserta rumahnya pun dibakar

“Sekali lagi saya tegaskan, bahwa sama sekali kami tidak mempunyai niat yang buruk untuk memanfaatkan gerakan teman-teman di aksi kemarin. Jika ada yang berfikir negatif dalam pertemuan kami bersama pemerintah Kota Ambon, maka kalian bisa menghadap Pemkot Ambon untuk menanyakan kebenarannya, agar tidak menimbullkan pikiran yang liar di kalangan teman-teman mahasiswa maupun masyarakat”, tegasnya. (alena)

No More Posts Available.

No more pages to load.