Ia pun mengajak seluruh pemuda Fagogoru mengambil bagian dalam proses konsolidasi tersebut.
Sebab, organisasi yang kuat tidak lahir hanya dari struktur yang rapi, tetapi dari partisipasi, kesadaran dan rasa memiliki yang tumbuh bersama.
Dari tanah rantau, Pemuda Fagogoru ingin mengirimkan pesan bahwa identitas tidak cukup hanya diwariskan, tetapi harus diperjuangkan.
Persaudaraan tidak cukup hanya dirayakan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan.
Dan masa depan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus mulai dibangun oleh generasi mudanya sendiri.
(Kayla)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









