Penyandang Disabilitas Berat di Dusun Olas SBB Diduga Luput dari Pendataan Bansos

oleh -14 Dilihat
Sejumlah penyandang disabilitas fisik berat di Dusun Olas, Desa Lokki, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang mengaku belum tersentuh bantuan sosial dan bahkan belum terakomodasi dalam pendataan resmi pemerintah.

Pemkab SBB dan Dinas Sosial Diminta Segera Lakukan Pendataan

Persoalan yang mencuat dari Dusun Olas ini seharusnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, terutama pemerintah desa, Dinas Sosial, serta instansi yang menangani administrasi kependudukan.

Pemerintah perlu memastikan apakah benar terdapat penyandang disabilitas fisik berat yang belum masuk dalam basis data sosial maupun belum memiliki dokumen kependudukan. Langkah konkret berupa pendataan langsung, verifikasi kondisi warga, serta fasilitasi pengurusan e-KTP perlu dilakukan agar tidak ada masyarakat yang kehilangan akses pelayanan hanya karena keterbatasan fisik dan persoalan administrasi.

Jika ditemukan warga yang belum terakomodasi, pemerintah perlu menindaklanjutinya melalui mekanisme pendataan dan pemutakhiran data sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga mereka dapat memperoleh akses terhadap program perlindungan sosial yang menjadi haknya.

Baca Juga  Bahlil Lahadalia: Hilirisasi Nikel Harus Sampai Produk Akhir

Sebab, keberhasilan program bantuan sosial tidak semestinya hanya diukur dari besarnya anggaran atau jumlah penerima yang telah tercatat. Lebih dari itu, negara harus mampu menjangkau mereka yang paling membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas berat yang tinggal di wilayah terpencil.

Di akhir keluhannya, warga tersebut memohon doa dan dukungan masyarakat agar para penyandang disabilitas fisik berat di Dusun Olas mendapatkan prioritas perhatian pemerintah.

No More Posts Available.

No more pages to load.