Peringati Ulang Tahun, Bendera RMS Berkibar di Maluku

oleh -1.741 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Republik Maluku Selatan (RMS) berulang tahun hari ini. Sejumlah bendera benang raja kembali berkibar di sejumlah lokasi, baik di Seram Haruku maupun Kota Ambon.

Beberapa pemuda bahkan nekat masuk ke markas Polda Maluku di Kawasan Batu Meja Kota Ambon dengan membawa bendera RMS sambil meneriakkan salam perjuangan Maluku “Mena Muria”.

Untuk diketahui Mena Muria adalah salam perjuangan yang dicetuskan pada Kongres Masyarakat Maluku Pertama di Yogyakarta pada Tahun 1948 dalam rangka mendukung kemerdekaan dan perjuangan Indonesia dari agresi Belanda.

Video pendek yang beredar luas memperlihatkan beberapa pemuda dengan berjalan kaki sambil meneriakkan yel-yel Mena Muria berhasil masuk ke halaman Mapolda Maluku sebelum dikepung dan di hentikan oleh sejumlah Polisi yang berjaga di pos pengamanan pintu masuk Mapolda.

Sampai sejauh ini belum keterangan resmi dari Polda Maluku terkait insiden tersebut.

bendera RMS di Piru Seram Bagian Barat

Sementara di Piru, Ibukota Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Bendera RMS nampak berkibar di atas pohon.

Baca Juga  Selain Parasite, 5 Film Asia Ini Juga Pernah Berjaya di Golden Globe

Bendera terlihat sekira pukul 10.00 WIT. Bendera diikat dengan bambu di Pohon, tepat samping Tugu Oma Opa Jln. Trans Seram, samping, Kios Minyak, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). 

Kibaran bendera separatis ini pertama kali dilihat oleh Rendi Nurue (32). Petugas Sat Pol PP itu, sedang mengendarai kendaraanya menuju Kota Piru untuk foto Copy berkas. 

Setibanya di TKP, ia melihat anak Kecil menaiki Pohon untuk menurunkan Bendera RMS dan disaksikan anggota Polres SBB. Karena, anak kecil yang sulit menaiki pohon, Rendi berinisiatif untuk menggantikan anak kecil itu.

Rendi sampai di puncak pohon. Bendera empat warna itu, akhirnya turunkan oleh Rendi Nuruwe. Selanjutnya, Bendera di bawakan oleh anggota polres SBB bersama Rendi ke Polres SBB. 

Aboru Pulau Haruku Maluku Tengah

Di Desa Aboru Pulau Haruku Maluku Tengah, bendera RMS tidak hanya dikibarkan.

Baca Juga  Biro Hukum Setprov Maluku gelar MMF Art Champ 2019

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Aboru merupakan salah satu desa yang paling sering mengibarkan bendera benang raja dan warganya sering kali berurusan dengan aparat keamanan.

Warga bahkan menggelar pawai dan arak-arakan sambil membawa bendera RMS berkeliling kampung.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Nusaniwe Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengamankan seorang warga yang kedapatan menaikan bendera Republik Maluku Selatan (RMS).

Warga tersebut berinisial DS. Dia diamankan Sabtu (25/4/2020) pagi di rumahnya sekitar kawasan Santai Beach, Negeri Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon.

DS diamankan karena menaikan bendera RMS, organisasi yang sudah dilarang pemerintah Indonesia itu.

DS diamankan polisi karena menaikan bendera RMS pada tiang bendera sekitar rumahnya. Saat bendera sudah berada di puncak tiang, DS sempat memberikan penghormatan kebesaran kepada bendera yang terkenal dengan sebutan Benang Raja. Namun tak lama kemudian datang sejumlah personil Polsek Nusaniwe mengamankan DS serta menurunkan bendera empat warna tersebut. (red/rtm)

Baca Juga  Tak Terima Dilaporkan ke Polisi, Aiptu. Bernardus Nurlatu Angkat Bicara Soal Dana BumDes