Menurutnya, pelaksanaan pertandingan selama tiga hari menunjukkan bahwa dunia tinju Indonesia masih dikelola oleh orang-orang profesional yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan keadilan.
“Semua yang hadir di sini adalah orang-orang yang berpikir dewasa dan bersikap kesatria, sesuai motto PERTINA — Kesatria di atas dan di luar ring,” tandasnya.
Menuju Akhir yang Fair dan Berkualitas
Hingga hari ketiga, atmosfer kompetisi di GOR Remaja Jakarta Utara berjalan kondusif. Penonton, pelatih, dan atlet menikmati setiap partai yang berlangsung penuh semangat dan teknik tinggi.
PERTINA berharap sisa pertandingan hingga penutupan nanti dapat berjalan dengan semangat yang sama — jujur, disiplin, dan sportif, sekaligus menjadi momentum pembinaan atlet muda tinju nasional menuju jenjang lebih tinggi. (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











