Dengan nasib mereka menjadi masalah politik yang berkembang, banyak warga Suriah mungkin masih merasa tidak nyaman bahkan jika Erdogan mengalahkan Kilicdaroglu. Seperti para pemimpin regional lainnya, Erdogan juga memperbaiki hubungan dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad Keputusan itu meningkatkan kemungkinan pemulihan hubungan yang dapat membuat khawatir banyak warga Suriah di Turki.
Saad Abdalkader yang telah tinggal di Turki sejak 2015, mengatakan, dia tidak bisa membayangkan tidak ada stabilitas di Suriah ketika Assad memegang kekuasaan. Dia sedang mempertimbangkan untuk pergi ke Eropa untuk mencari keselamatan.
Abdalkader menceritakan sebuah kejadian ketika seorang teman dirampok tetapi dia khawatir akan diserang jika pergi ke polisi. Kondisi ini menggambarkan posisi genting yang dirasakan banyak orang Suriah di Turki.
Warga Suriah yang bekerja di lembaga ekonomi TEPAV yang berbasis di Ankara Omar Kadkoy mengatakan, warga Suriah masih menghadapi kesengsaraan dan ketakutan di negara asal. Mereka juga masih merasa seperti negeri asing.
“Ini bukan keputusan yang mudah untuk dibuat,” katanya tentang kembali secara sukarela ke Suriah.
Bahkan untuk anak-anak Suriah di Turki, Suriah terasa tidak nyata. “Mereka dibentuk oleh segala sesuatu yang berbau Turki. Bagi mereka, Suriah adalah dongeng sebelum tidur,” ujar Kadkoy.




