Selain di Aru, pencarian korban hilang juga terhadap Mesak Pattikawa, 72 tahun. Tim yang dikerahkan yaitu Polairud, Basarnas Ambon, Bakamla, dan TNI AL.
“Adapun alut yang digunakan yaitu 1 regu TNI AL menggunakan alut AL, 1 regu Bakamla menggunakan alut Bakamla, Ditpolairud Polda Maluku menggunakan KP.XVI-2003, dan 1 tim Basarna menggunakan alut Basarnas,” jelasnya.
Berhubung kondisi cuaca yang kurang bersahabat, operasi pencarian dihentikan oleh crew KP.XVI-2003 sekira pukul 14.10 WIT.
“Rencananya operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok pagi,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Polairud Polda Maluku juga menggelar patroli keamanan dan keselamatan pelayaran di sejumlah perairan laut di Maluku.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli yakni pelabuhan rakyat Dobo, perairan Teluk Ambon dan sekitarnya, pelabuhan Namlea yang bekerjasama dengan dinas Perhubungan setempat, pelabuhan rakyat speedboat Tahoku -Seram, perairan Bula dan sekitarnya, serta pelabuhan Tulehu.
Operasi kepolisian tersebut, kata Harun, digelar untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat pesisir, baik dalam pelayaran, maupun wabah pandemi covid-19.
Menurutnya, setiap crew kapal polisi dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan peralatan keselamatan pada setiap alat transportasi laut yang ditemukan.











