Kemudian pada Senin (14/2), seorang warga Hulaliu bernama Yonas Isaak (46) tewas ditembak secara misterius di hutan yang menjadi perbatasan Desa Hulaliu dan Aboru. Penembakan ini lantas memicu kelompok massa dari dua desa kembali berkumpul di perbatasan desa.
Penembakan itu juga membuat polisi kembali menerjunkan 2 peleton disusul 1 kompi aparat kepolisian untuk meredam konsentrasi 2 kelompok massa di lokasi. Sejumlah aparat TNI juga bersiaga di lokasi.
Hingga pada Selasa (15/2) hari ini, terdengar sejumlah suara tembakan dari dalam hutan. Dilaporkan seorang warga berinisial YN (50) tewas tertembak dan warga berinisial MT (27) mengalami luka tembak.
Ia menambahkan, saat ini Kondisi sudah kondusif, pihak keamanan sudah memperketat penjagaan di perbatasan dan Polairud juga melakukan patroli laut antisipasi orang-orang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu dari informasi yang diperoleh media ini, diduga penyerangan terhadap warga Dusun Naila, Desa Aboru kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah, merupakan aksi balasan akibat meninggalnya warga Hulaliu pada Senin (14/2/2922) kemarin akibat ditembak oleh orang tak dikenal (OTK).
Sementara itu salah satu warga Aboru yang enggan namanya disebutkan ketika dihubungi via telepon membenarkan informasi tersebut.











