Profil Ismaila Sarr, Pemuda Senegal Penghancur The Invincible Liverpool

oleh -99 views
Link Banner

Porostimur.com | Inggris: Profil singkat pemain Watford, Ismaila Sarr yang merupakan pesepakbola kelahiran senegal sekaligus penghancur The Invincible Liverpool di Liga Inggris musim ini.

Pada laga lanjutan pekan ke-27 Liga Inggris 2019/20, Liverpool yang memuncaki klasemen sementara akhirnya merasakan kekalahan pertama musim ini saat bertandang ke markas Watford, Minggu (01/03/20) dini hari WIB.

Bertanding di stadion Vicarage Road, tuan rumah Watford secara mengejutkan berhasil menumbangkan Liverpool dengan kemenangan telak 3-0.

Tiga gol tim tuan rumah tersebut dihasilkan melalui kreasi catatan brace Ismaila Sarr, serta satu gol dari sang kapten, Troy Deeney.

Apresiasi tinggi wajib diberikan kepada winger Watford, Ismaila Sarr yang menjadi pembeda bahkan mungkin pahlawan dalam kemenangan The Hornets di laga ini.

Baca Juga  Ajax Amsterdam Cetak Rekor Usai Libas VVV Venlo 13 Gol

Selain mencetak gol, Ismaila Sarr juga memberikan satu asis kepada Troy Deeney sehingga bisa dikatakan jika Sarr berperan dalam semua gol Watford ke gawang Liverpool.

Melansir dari laman whoscored, tercatat jika Ismaila Sarr merupakan pemain yang paling banyak melepaskan sepakan dengan total 6 tembakan, jumlah tersebut hampir dua kali lipatnya trio Liverpool yang dihuni Salah, Mane dan Firmino yang cuma mampu membuat dua tendangan.

Menjadi bintang di tengah ambisi Liverpool meraih gelar juara Liga Inggris dengan status The Invincible musim ini, berikut INDOSPORT coba merangkum dan mengulas profil singkat Ismaila Sarr.

Lahir Dari Keluarga Sepak Bola

Ismaila Sarr lahir pada 25 Februari 1998 (21 tahun) silam di Saint-Louis, Senegal. Ismaila Sarr merupakan anak dari pesepakbola Senegal, Abdoulaye Sarr Naar Gaad yang aktif pada akhir 80-an.

Baca Juga  Belanda Lumat Estonia di Laga Terakhir yang Tak Menentukan

Sang ayah yang merupakan mantan pemain profesional, sempat mengkritik gaya permainan Ismaila Sarr yang hanya mengandalkan kecepatan dan bentuk fisik sehingga Sarr kerap kali mengalami cedera saat bertanding.

“Ayah sering memanggil saya untuk meminta mengubah cara saya bermain, tetapi sangat sulit dan butuh waktu lama dan aku tidak dapat menahannya,” ucap Sarr dilansir Les Echos.

Satu Academy Dengan Sadio Mane

Sama-sama berasal dari Senegal, ternyata Ismaila Sarr merupakan adik kelas Sadio Mane dari akademi sepak bola Generation Foot. 

Generation Foot sendiri adalah klub sepak bola yang didirikan tahun 2000 silam, dan berpusat di Senegal.

Ismaila Sarr mengenyam akademi sepak bola di Generation Foot pada tahun 2009 hingga 2016, sementara Sadio Mane baru lulus dari akademi tersebut tahun 2011.

Baca Juga  Indonesia Kembali Digugat Uni Eropa Terkait Larangan Ekspor Bijih Nikel

Menariknya, kedua pemain ini memperkuat tim yang sama ketika pertama kali berkarir di Eropa yakni Metz di Liga Prancis. Sadio Mane memperkuat Metz tahun 2011–2012, sedangkan Ismaila Sarr bergabung musim 2016–2017.

“Senegal adalah tim favorit, bukan hanya karena Sadio Mane tetapi karena mereka memiliki banyak bakat di tim mereka dan berasal dari negara yang mayoritas penduduknya Muslim Afrika (salah satunya Ismaila Sarr),” tulis laman tersebut. (red/rtm/indosport)

View this post on Instagram

🙏🏿🙏🏿🙏🏿🐝🐝🐝🇸🇳

A post shared by Ismaila Sarr (@ismaila_sarr_18) on