Ia menegaskan, penggunaan gedung baru menjawab kebutuhan organisasi akan ruang kerja yang lebih representatif, sehingga mampu menunjang kinerja perusahaan secara optimal sebagai BUMD milik rakyat Maluku.
“Saya berharap kantor ini menjadi rumah bersama, tempat berkolaborasi, bertukar ide, dan melahirkan inovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Maluku,” katanya.
Digitalisasi Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Panca Karya juga menyerahkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 serta Rencana Bisnis Lima Tahun kepada Gubernur Maluku. Selain itu, dilakukan peluncuran sistem digitalisasi Perumda Panca Karya, meliputi e-Tiket BN 02, sistem keuangan, dan sistem absensi.
Gubernur menilai digitalisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas perusahaan, sekaligus memudahkan manajemen dalam memantau kinerja dan kehadiran pegawai secara real-time.
“Ke depan, tantangan dunia usaha semakin kompleks. Karena itu, sinergi, kolaborasi, dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci mendorong iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,” tambahnya.










