2. Tantangan Bagi Eltasya
Konsep ini mencerminkan fenomena di mana media sosial sering kali memengaruhi persepsi dan ekspektasi dalam hubungan, kadang hingga menciptakan dinamika yang tidak sehat.
Proses pembuatan MV ini tidak luput dari tantangan, terutama bagi Eltasya yang harus menunjukkan sisi baru dalam kemampuan aktingnya.
Tantangan tersulit menurut Tasya selama proses pembuatan MV itu ada di salah satu scene di mana Tasya harus beradu akting dengan pemeran laki-laki. Karena Tasya harus berperan sebagai perempuan yang toxic, egois, dan juga harus berekspresi yang sesuai agar mendalami perannya,” ungkapnya.
sumber: kapanlagi










