Sebut Tidak Strategis, Rofik Minta BPJN Kaji Ulang Proyek Preservasi Jalan di Pulau Ambon

oleh -14 Dilihat

“Loh, di Pulau Ambon tahun 2020, 2021 baru preservasi jalan. Kondisi jalan masih mulus. Tapi kenapa tahun ini juga preservasi jalan,” imbuhnya.

Rofik menambahkan, preservasi jalan di Pulau Ambon setiap tahun belum tentu menjamin jalan bertahan lama jika kualitas pekerjaan tidak maksimal.

“Melihat kondisi ruas jalan yang masih mulus sebaiknya preservasi jalan di Pulau Ambon setiap tiga atau empat tahun,” imbuhnya.

Rofik juga meminta agar Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) memprioritaskan preservasi jalan di luar Ambon.

Secara satir, Rofik menyebut dampak dari preservasi infrastruktur darat itu, ketinggian jalan sudah setinggi teras rumah warga di sejumlah titik di kota Ambon.

“Itu penampakan jalan sudah setinggi teras rumah warga. Jika setiap tahun preservasi, belum lima tahun permukaan jalan bisa setinggi trotoar atau teras rumah warga,” pungkasnya. (Keket)

Baca Juga  Jadwal Haji 2027 Resmi Ditetapkan, Jemaah Indonesia Mulai Masuk Asrama 10 April

No More Posts Available.

No more pages to load.