Begitu pula dengan Raja Negeri Tomalehu Barat, Isyandi Tiakoly, yang menyebutkan, MTQ Tingkat Kabupaten SBB ini, merupakan momen yang harus dimanfaatkan. “Sebab, kesuksesan MTQ, tergantung pada dukungan serta kesiapan kita selaku tuan rumah,” tandasnya.
Namun, selaku raja muda, dia katakan, dukungan serta persiapan itu menjadi tugas dan tanggungjawab semuanya, terutama dari sisi pelayanan terhadap kafilah, undangan serta tamu lainnya.
Ia juga menegaskan, selain memberikan dukungan serta kesiapan lainnya, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat yang ada, agar bersama pemerintah dan pihak kecamatan membuat sukses kegiatan yang penuh dengan amal ibadah ini
“Sehingga dalam pelaksanaan kegiatan akbar ini, dapat menciptakan kebersamaan. Baik antar sesama masyarakat Manipa, maupun dengan kafilah, tamu serta undangan lainnya,” ujarnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan MTQ, juga disampaikan Agus, Raja Tumalehu Timur, yang beragama non-muslim. Ia bersama masyarakatnya sangat mendukung pelaksanaan MTQ,, yang bagi umat Islam merupakan kegiatan amar ma’ruf nahi mungkar ini. “Kami mendukung dan siap mensukseskan MTQ nanti,” tandasnya.
Bentuk kesiapan pihakya, kata Agus, diantaranya mempersiapkan rumah-rumah warga, untuk nantinya menampung para kafilah dari sembilan kecamatan di SBB, yang bakal hadir di Pulau Manipa.




