Sulit Menahan Gairah, Raja Spanyol ini Tiduri 5.000 Perempuan

oleh -652 views
Link Banner

Porostimur.com – Madrid: Kisah seorang Juan Carlos selama menjadi Raja Spanyol terungkap di media. Salah satunya tentang perilakunya yang bisa tidur dengan 5.000 perempuan gegara sulit menahan gairah.

Kisah Juan Carlos ini diungkap mantan Komisaris Polisi Spanyol, Jose Manuel Villarejo. Dalam sidang Parlemen, terungkap bahwa Pusat Intelijen Nasional harus menyuntikkan hormon perempuan untuk mengendalikan libido sang raja.

Villarejo juga membongkar tempat pengasingan mantan raja itu, yakni di sebuah hotel mewah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Villarejo saat ini diadili dalam kasus pemerasan. 

“Pusat Intelijen Nasional (CNI) menyuntikkan hormon wanita dan penghambat testosteron untuk mengendalikan libidonya karena dianggap sebagai masalah negara, bahwa dia sangat terangsang,” katanya. 

Mengutip laporan The Times, Jumat (22/10/2021), Juan Carlos dikabarkan pernah tidur dengan filantropis Denmark-Jerman Corinna Larsen, penyanyi Spanyol Sara Montiel, pengasuh asal Belgia Liliane Sartiau dan putri Italia Maria Gabriela de Saboya.

Juan Carlos sudah memiliki istri bernama Ratu Sofia. Berita tentang libido legendaris mantan raja yang dipermalukan bukanlah hal baru. Itu terjadi setelah seorang penulis Spanyol dan sejarawan militer Amadeo Martinez Ingles menulis sebuah buku berjudul “Juan Carlos: The King Of 5,000 Lovers”. 
Buku itu mengungkap bukti sejarah seksualnya dan menggambarkan mantan raja itu sebagai pecandu seks yang merajalela.

Baca Juga  Setelah Terkonfirmasi Positif COVID-19, Said Aqil Menyarankan Mahfud Menjalani Swab

Mendiang Putri Diana, mantan istri Pangeran Charles, juga dikabarkan sebagai salah satu dari perempuan muda yang dikejar mantan raja itu dalam karier romantisnya. Buku itu juga menyebut Juan Carlos sebagai sosok Don Juan yang telah meniduri hampir 5.000 perempuan.

Villarejo mengaku bahwa dia diminta untuk menyingkirkan dokumen medis yang akan membuktikan obat telah disuntikkan pada Juan Carlos. Dia membantah terlibat dalam upaya mengendalikan gairah seks Juan Carlos yang terkenal dan mengatakan dia mengetahuinya dari Corinna Larsen, mantan kekasih bekas raja itu, yang sekarang tinggal di London.

Larsen, juga dikenal sebagai Corinna zu Sayn-Wittgenstein (57) berselingkuh dengan raja berusia 83 tahun itu—yang menikah dengan Ratu Sofia (82)—antara 2004 hingga 2009.

Baca Juga  Lima Puisi Nuriman Bayan

Buku yang ditulis Martinez Ingles menjuluki mantan raja itu sebagai pecandu seks dan mengatakan dia memiliki ratusan hubungan terlarang bahkan setelah menikah dengan istrinya; Ratu Sofia, pada tahun 1962.  Buku itu mengeklaim bahwa dia memiliki 62 kekasih dalam satu periode enam bulan saja, dan selama “periode penuh gairah” antara tahun 1976 dan 1994, raja telah tidur dengan 2.154 perempuan.

Pakar keluarga kerajaan Spanyol Pilar Eyre telah menguatkan klaim Martinez Ingles bahwa mantan raja itu berusaha meniduri Putri Diana, dengan mengatakan Juan Carlos melakukan taktik pada Diana ketika dia baru berusia 25 tahun. Mendiang Putri Diana, semasa hidup, pernah menyangkal telah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, tetapi mengakui bahwa Juan Carlos mempesona.

Salah satu pertemuan seksual awal Juan Carlos disebutkan dengan Maria Gabriela de Saboya, putri raja terakhir Italia. Kemudian, Juan Carlos, yang dinobatkan sebagai raja pada tahun 1975, diduga menjadi terasing dari istrinya setelah sang ratu menemukannya dalam posisi berselingkuh dengan aktris dan penyanyi Spanyol, Sara Montiel.

Baca Juga  BKPRMI Tolak Kedatangan TKA di Malut

Seorang ibu rumah tangga asal Belgia juga mengaku sebagai putri Juan Carlos, menuduh bahwa mantan raja itu berselingkuh dengan ibunya, seorang pengasuh bernama Liliane Sartiau.

Pada 2015, putri Sartiau; Ingrid, menggugat ayah biologisnya itu ke pengadilan Spanyol. Tetapi surat perintah pembungkaman dikeluarkan atas dasar “ketidaktergangguan hukum” raja di bawah hukum Spanyol.  Pelayan Spanyol, Albert Sola, juga mengeklaim sekitar waktu yang sama dengan Ingrid bahwa Ingrid merupakan anak haram Juan Carlos—tetapi usahanya untuk diakui gagal sejak awal. 

Juan Carlos memerintah sebagai Raja Spanyol dari 1975 hingga 2014 ketika dia turun takhta demi putranya Felipe VI. Pria berusia 83 tahun itu meninggalkan Spanyol ke Abu Dhabi pada Agustus tahun lalu setelah jaksa Swiss membuka penyelidikan atas rekening bank yang diduga disimpannya.

(red/i-news)