Tiga Puisi Firman Wally

oleh -307 views

KE DESA NELAYAN

Ke desa yang menyimpan nama layan tua
beserta perahu dan dayung
orang orang selalu berkata
bahwa dia adalah lelaki
yang menaklukkan gelombang
di sepanjang musim sebelum
pancaroba menjadi pawang

Tahoku, 17 Juni 2023

========

PERJUMPAAN KAMI

Perjumpaan kami dengannya
sebagai musafir
yang mencatat nama-nama nelayan
bergemuruh dalam ingatan

Di sana kami bertemu dengannya
raut wajah tangguh
ia memberikan tangannya
yang melipat urat ke pada kami
yang setia melipat perjalanan

Ia seribu kali berbicara
membalas kami satu pertanyaan

Kami menemukan data
kami menemukan sejarah
kami menemukan dirinya
yang lama berayap di kepala

Tahoku, 17 Juni 2023

=======

BALADA PELAUT

Dia bercerita tentang laut
tentang keringatnya yang menjadi sauh
tentang hasil tangkap yang menjadi haluan
tentang keluarganya yang menanti di peraduan
saat perahu menuju teluk yang menyediakan peluk

Baca Juga  Aklamasi, Maria Gosan Nahkodai Golkar Tanimbar 2026–2030

Dia juga bercerita tetang caranya menakluk gelombang
yang membanting perahu
kala itu dia dihantam ketakutan,
akan tetapi niatnya untuk menghangatkan peluk
tak pernah karam di permukaan

Laut sangat menakutkan kala musim tiba
Akan tetapi hati nelayan siapa
yang tega melihat air mata berlinang
di meja makan keluarga

Katanya dengan bibir gemetar
yang dia takut
hanyalah doa ibu yang putus
saat topan bergerak lurus
beserta arus yang haus
Itu menakutkan
tak mungkin dapat ditaklukkan

No More Posts Available.

No more pages to load.