“Pihak Asprov memberikan dua opsi, ikut dengan membawa bendara PPLP Maluku, atau seluruh pemain yang ada tampil di bawah bendera klub yang sudah terdaftar. Tentunya hal ini tinggal menunggu persetujuan dari Dispora setempat,” tutup Mundari.
Senada dengan itu, Kabid Pemanduan dan Pengembangan Bakat, Asdep Pembibitan dan IPTEK Olahraga, Waluyono, menambahkan, hal ini adalah merupakan salah satu hasil bimtek yang dilakukan bersama PSSI. Ia pun berharap daerah lain bisa mengikuti apa yang dilakukan Asprov PSSI Maluku terhadap tim sepak bola PPLP.
“Dengan begitu, peningkatan performa para pesepakbola muda yang ada di PPLP bisa lebih cepat terlihat. Hal ini sesuai dengan amanah Inpres no 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan prestasi sepak bola nasional,” pungkas Waluyono. (red)









