Porostimur.com, Jayapura – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) umumkan duka nasional atas meninggalnya Brigjend Yesaya Serewi pada 26 Februari 2025 di Papua Nugini.
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom mengungkapkan penyebab Brigadir Jenderal Yesaya Serewi meninggal. Dia mengatakan, anggota TPNPB itu meninggal karena sakit.
Sebby berujar, sakit yang diderita Yesaya itu salah satunya dipengaruhi oleh faktor usia. Yesaya meninggal pada awal Maret 2025 di usianya yang ke 75 tahun.
“Informasi duka ini juga kami sampaikan kepada rakyat Papua dan kepada diplomat Papua Merdeka di seluruh dunia atas meninggalnya Bridjen Yesaya Serewi sebagai pejuang sejati kemerdekaan bangsa Papua yang bergerilya selama hidupnya di Wutung, Wilayah perbatasan Jayapura – PNG,” tukas Sebby Sambom, Jubir TPBPN dalam keterangan tertulisnya, dikutip, Rabu (5/3/2025).
Menurut Sambom, Bridjen Yesaya Serewi akan dimakamkan secara kemiliteran TPNPB pada hari ini Senin, 3 Maret 2025 di Kampung Wutung, PNG sebagai tempat bersejarah semasa hidupnya bersama seluruh pasukan TPNPB yang menaruh hidupnya dalam medan perang melawan militer Indonesia di wilayah perbatasan PNG.




