Unkhair Rayakan Dies Natalis ke-61: Menapak Jejak Sejarah, Meneguhkan Peran

oleh -134 views

Panitia pembentukan ditunjuk dengan M.S. Djahir (Bupati Maluku Utara) sebagai ketua dan Adnan Amal sebagai sekretaris. Fakultas pertama yang berdiri adalah IKIP, Hukum, dan Ekonomi. Unkhair resmi berdiri pada 15 Agustus 1964, lalu diakui setahun kemudian melalui SK Menteri PTIP Nomor 100/B/SWT/1965 sebagai perguruan tinggi swasta.

“Para pendiri Unkhair berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pejabat daerah, aparat hukum, tenaga pendidik, hingga tokoh masyarakat. Semuanya berjuang dengan satu tekad: menghadirkan universitas bagi Maluku Utara,” tutur Fachmi.

Dari Swasta ke Negeri, Perjuangan Panjang Unkhair

Sejak awal, kampus ini menjalin kemitraan dengan sejumlah universitas besar di Indonesia Timur, mulai dari Universitas Sam Ratulangi, Universitas Hasanuddin, IKIP Ujung Pandang, hingga Universitas Pattimura.

Baca Juga  Wagub Maluku Dorong Lulusan Poltek Negeri Ambon Kuasai Hilirisasi dan Teknologi Kelautan

Perjalanan menuju status negeri berlangsung panjang, terutama di era kepemimpinan Rektor Drs. H.M. Jusuf Abdulrahman dan Drs. H. Rivai Umar. Akhirnya, Presiden RI melalui Keputusan Nomor 18 Tahun 2004 menetapkan Unkhair sebagai perguruan tinggi negeri.

Kini, di usia 61 tahun, Unkhair bukan lagi sekadar lembaga pendidikan. Ia adalah simbol perjuangan kolektif masyarakat Maluku Utara, sekaligus motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di kawasan ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.