Viral Perempuan Ukraina Ungkap Kehidupannya di Bungker Saat Terjadi Perang

oleh -92 views
Link Banner

Porostimur.com, Chernihiv – Rusia masih terus melancarkan invasinya ke Ukraina. Sudah memakan korban rakyat sipil, orang-orang di Ukraina terpaksa harus menyelamatkan diri.

Ada yang memilih untuk melarikan diri ke luar negeri, ada juga yang tetap tinggal di kotanya tapi bersembunyi di bungker. Seorang perempuan pun menunjukkan bagaimana suasana ruang bawah tanah sebagai tempat persembunyian ketika terjadi perang.

Seorang fotografer bernama Valeria Shashenok beralih ke TikTok untuk menceritakan kehidupannya selama Rusia menginvasi Ukraina. Ia dan keluarganya terpaksa tinggal di bungker atau tempat perlindungan diri dari bom. Bisa dibilang tidak terlalu suram, ruangan yang dibuat oleh ayahnya itu disediakan ruang kerja, gym juga toilet.

@valerisssh

Dalam video yang sudah ditonton lebih dari 24 juta kali, Valeria mengungkap kesehariannya selama masa perang selagi menunjukkan sudut-sudut bungker tersebut. Dari postingan itu, terlihat jika bungker bisa jadi terlihat seperti rumah biasa hanya saja terletak di bawah tanah.

Baca Juga  Cristiano Ronaldo, Old Trafford dan Kembalinya Sang Raja Tendangan Bebas

Valeria memperlihatkan bagaimana ayahnya membuat ruang kerja dadakan. Sedangkan ibunya masih bisa menanam strawberi meski dilakukan di negara tetangga, Polandia. Mereka pun harus menyesuaikan keadaan dengan memakai peralatan seadanya, misalnya menggunakan heat gun sebagai hair dryer, bak untuk mandi hingga memasak sambil membungkuk.

Selain menunjukkan bungker, Valeria juga menginformasikan suasana kotanya setelah diinvasi. Meski keadaan tampak aman di tempat persembunyiannya, wanita 20 tahun yang berasal dari Kota Chernihiv itu memperlihatkan bagaimana kotanya rusak. Berdasarkan laporan CNN, beberapa waktu lalu pasukan Rusia menyerang sebuah apartemen yang menewaskan 18 orang.

Banyak netizen yang bersimpati dengan keadaan Valeria dan keluarga. Mereka juga salut dengan semangatnya terlebih wanita itu masih bisa membuat keriaan dan kreatifitas di tengah suasana yang sebenarnya tengah mencekam. (red/detikcom)