Khawatir Dampak Lingkungan
Warga menilai keberadaan tambang berpotensi merusak lingkungan, mencemari sumber air, serta mengancam lahan perkebunan dan wilayah adat yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Kekhawatiran tersebut muncul karena warga mencontohkan kondisi Sungai Sangaji yang sebelumnya dilaporkan mengalami pencemaran akibat aktivitas pertambangan di wilayah lain.
Masyarakat juga menegaskan bahwa setiap rencana investasi di wilayah mereka harus melalui persetujuan masyarakat serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan ruang hidup warga setempat.
Menurut warga, pembangunan yang masuk ke wilayah desa harus tetap mempertimbangkan kelestarian alam dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di masa depan. (Nahrawi Hi. Taha)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











