Satgas Pamtas Yonif 132/BS memang kerap melaksanakan pembinaan teritorial di lokasi tugas. Salah satunya, dengan berbagi bahan kebutuhan primer, seperti sembako, sayur-sayuran dan buah-buahan, pendistribusian pakaian, serta memberikan pengobatan medis kepada masyarakat sekitar secara rutin.
“Sehingga dapat menciptakan hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang baik serta pendekatan yang tepat kepada masyarakat,” ujar Zulfikar. Dia melanjutkan, Satgas Pamtas Yonif 132/BS sebelumnya telah 13 kali berhasil menggagalkan peredaran dan penyelundupan narkoba jenis ganja kering dengan kumulatif serat 14,55 kg.
Selain itu, menggagalkan penyelundupan amunisi tajam kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm oleh warga Papua Nugini, dan menangkap pelintas batas ilegal yang tidak dilengkapi oleh dokumen resmi masuk Papua.
sumber: republika




