Porostimur.com, Tel Aviv –Serangan balasan yang dilancarkan Iran terhadap Israel setelah aksi militer gabungan United States dan Israel terhadap Teheran terus menimbulkan korban.
Kementerian Kesehatan Israel melaporkan sedikitnya 1.929 orang telah dievakuasi ke rumah sakit sejak dimulainya serangan balasan Iran. Dari jumlah tersebut, 157 orang dilaporkan menjalani perawatan dalam 24 jam terakhir.
Data tersebut memunculkan sorotan terhadap sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome, yang selama ini dikenal sebagai perisai utama negara itu dalam menghadapi serangan roket dan rudal.
Korban Luka Terus Bertambah
Menurut Kementerian Kesehatan Israel, dari total korban yang dirawat, sembilan orang berada dalam kondisi serius, 42 orang mengalami luka sedang, dan 70 orang lainnya luka ringan. Tim medis masih terus menangani korban, sementara layanan darurat bekerja menanggapi dampak serangan yang terjadi di berbagai wilayah.
Pada Minggu pagi, sirene serangan udara kembali berbunyi di sejumlah wilayah Israel sebagai peringatan adanya rudal yang datang dari Iran. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa dari serangan terbaru tersebut.
Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara mereka merespons setidaknya empat gelombang rudal yang diluncurkan dari Iran dalam rentang waktu sekitar lima jam.











