10 Menteri Siap Dipecat Jokowi, Mahfud MD di Urutan Pertama

oleh -296 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut akan tetap melakukan reshuffle kabinet pada pada akhir tahun 2020. Setidaknya ada 10 menteri yang siap dipecatnya, termasuk Menko Polhukam Mahfud MD.

Performa menteri Jokowi memang terus disorot berbagai pihak, termasuk dari partai politik pendukung hingga relawan Jokowi. Bisa dipastikan hal tersebut membuat Jokowi makin pusing.

Meski masalah pergantian meneri merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Namun, Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), sudah merilis 10 menteri yang didorong untuk segera dilakukan reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi berdasarkan hasil survei publik di berbagai wilayah di Indonesia.

10 menteri tersebut adalah Mensesneg Pratikno, Menteri Pariwisata Wishnutama, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri ATR Sofyan Djalil, Memkominfo Jhony G Plate, Menag Fahrul Razi dan MenkumHAM Yasona Laoli serta Menkes Terawan.

“(Mereka) Menteri berkinerja buruk, layak diganti,” kata Immanuel Ebenezer dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/11/2020).

Baca Juga  Edhy Prabowo akan Manfaatkan Kapal Sitaan, Susi Pudjiastuti: Harusnya Diproses Hukum Dulu

Dinamika desakan menteri juga datang dari Akademisi Rocky Gerung yang mengungkit prestasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD. Ia memprediksi bahwa Mahfud MD akan menjadi menteri pertama yang di-reshuffle oleh Presiden Jokowi.

“Mungkin dia (Mahfud) yang akan di-reshuffle pertama. Tapi reshuffle itu hal yang biasa, bukan karena publik menghendaki, tapi karena prestasi Pak Mahfud MD yang kurang baik,” jelas Rocky dalam kanal YouTube-nya.

Menurut Rocky, kepulangan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) juga menjadi salah satu faktor dan alasan mengapa Mahfud akan dievaluasi bahkan di-reshuffle. Diketahui bahwa Rizieq Shihab telah menggelar pertemuan bersama sejumlah tokoh oposisi.

“Pertemuan Habib Rizieq bertemu dengan tokoh-tokoh utama seperti Amien Rais, Presiden PKS, Anies Baswedan, pimpinan buruh. Sudah pasti yang paling gelisah itu Pak Mahfud, karena secara teoritis Pak Mahfud mestinya dievaluasi oleh Pak Jokowi,” tegasnya.

Baca Juga  BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Maluku Utara

Rocky juga menuturkan soal kesalahan-kesalahan yang telah dibuat oleh Mahfud MD dalam menghadapi pihak oposisi. “Karena semua prediksi yang dia buat itu kacau, keliru. Menko Polhukam kalau sudah bikin kesalahan macam-macam itu artinya membahayakan negara. Karena itu mungkin dia yang akan di-reshuffle pertama,” ujarnya.

Menanggapi soal Mahfud MD yang memiliki latar belakang kedekatan dengan kelompok Islam, Rocky pun mengatakan bahwa Mahfud MD telah salah langkah karena telah membekukan simbol perlawanan, simbol oposisi, dan simbol kritik.

“Kami ingin sebetulnya ada perubahan dalam cara Istana memandang oposisi, tapi mungkin itu sudah terlambat karena sudah terjadi konsolidasi. Sebentar lagi mungkin Pak Gatot akan bertemu Habib Rizieq atau sebaliknya, Pak Gatot mengunjungi Habib Rizieq,” tutup Rocky. (red/ljc)