
“Nanti kita lihat saja, kecuali barang kebutuhan lain yang hingga kini masih tetap normal, diimbangi dengan stok yang cukup banyak,” ujarnya.
Namun menurut Kartini, penjualan di bulan ramadan ini menurun, hal ini disebapkan karena daya komsumsi masyarakat pada bulan puasa ini menurun sehigga jumlah barang yang dibeli pun berkurang.
Kata Ria Wabula, biasanaya pembeli itu banyak sebelum puasa dan beberapa hari sebelum hari raya idul fitri. Hal ini juga dikeluhkan oleh Kartini. Namun Kartini menambahkan bahwa Covid-19 juga merupakan salah satu penyebab turunnya jumlah pembeli. (cr2/GPPerMi)










