Sarmin menambahkan, Danpos seharusnya dimintai keterangan sebagai saksi karena peristiwa terjadi tepat di depan rumahnya. Ia juga menyoroti luka yang dialami korban saat dirawat di RSUD.
“Tidak ada memar atau luka di wajah, hanya di bagian badan. Ada lebam hitam di bagian belakang. Ini bisa diduga yang memukuli adik kami bukan orang biasa, tetapi orang yang terlatih dan profesional,” jelasnya.
Kelalaian Aparat Jadi Sorotan
Hal senada disampaikan Saiful Soamole, yang menilai peristiwa ini juga menunjukkan adanya kelalaian dari aparat keamanan setempat.
“Kalau menurut beta (saya), ini juga kelalaian Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang punya wilayah. Seharusnya mereka bertindak tegas terkait pengeroyokan ini. Kira-kira begitu,” tegas Saiful.
Aksi warga Kou yang mendatangi Polres Sula menegaskan harapan mereka agar kasus kematian Alfian Soamole dapat diusut tuntas, dan keadilan bagi korban serta keluarganya segera ditegakkan. (Jamil Gaus)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











