4 Kabupaten di Bomberay Raya Papua Minta Provinsi Sendiri

oleh -1 Dilihat

Cryllus menjelaskan, empat kabupaten di wilayah Bomberay Raya tersebut adalah kawasan pembangunan yang selama dua dasawarsa mengalami marginalisasi akibat kebijakan pembangunan yang tidak merata secara kewilayahan.

“Padahal Kawasan ini kaya akan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam, baik sentra pengembangan tanaman pala, kawasan pertanian food estate dan kawasan industri Fakfak, destinasi pariwisata dan perikanan di Kaimana dan Teluk Wondama, serta kawasan industri minyak dan gas di Teluk Bintuni dan Fakfak. Demikian pula, kawasan ini merupakan pintu masuk bagi Indonesia dalam perebutan Irian Barat di tahun 1960-an,” tukasnya.

Cryllus bilang, usulan Pemekaran DOB Provinsi Bomberay Raya telah dikaji secara Akademik dan Teknokratik yang didukung oleh seluruh komponen masyarakat serta pemerintah daerah di 4 Kabupaten tersebut (Dokumen Terlampir) untuk dipertimbangan oleh pemerintah dan DPR.

Baca Juga  Kejati Malut Gelar Operasi Katarak Gratis, Kejari Halsel Buka Pendaftaran untuk Warga

“Lewat siaran pers ini kami nyatakan, bahwa kami layak menjadi DOB Provinsi tersendiri yang terpisah dari Provinsi Papua Barat dan terpisah dari DOB Provinsi Papua Barat Daya, dan kami siap secara konsepsional teknokratik mengawal pembangunan Provinsi Bomberay Raya dalam 15 tahun ke depan (2024-2029; 2030-2034; dan 2034-2039) menjadi Provinsi Termaju di Tanah Papua,” papar Cryllus.