Bila bertemu dengan lawan yang lebih berkualitas, bisa saja kesalahan dalam mengoper menjadi awal dari proses gol lawan.
Obral Pelanggaran, Gagal Antisipasi Bola Mati
2. Pelanggaran
Pemain-pemain Indonesia masih mengobral pelanggaran yang bisa menguntungkan lawan. Maksud permainan keras yang dilakukan, kerap berbuntut tiupan peluit dari wasit.
Bahkan di area pertahanan, dekat kotak penalti, tak jarang ada pelanggaran yang dilakukan dan terbukti gol Myanmar bermula dari pemain yang ceroboh dalam berduel.
3. Bola Mati
Problem pelanggaran di daerah pertahanan berdampak pada bola mati yang masih menjadi momok di Timnas Indonesia. Antisipasi tendangan bebas atau sepak pojok mesti dibenahi lagi guna menambah daya saing.
Tak hanya ketika bertahan, tetapi juga ketika mendapat kesempatan melepaskan peluang ke gawang lawan melalui situasi set piece.
Gol dari bola mati tak melulu lahir dari sebuah tendangan akurat. Bisa jadi kerja sama tim dan koordinasi pemain menjadi kunci dalam memanfaatkan bola mati.
4. Stamina
Serupa dengan permasalahan kesalahan oper, Shin sebenarnya sudah melakukan pemolesan terhadap aspek stamina pemain. Namun tampaknya butuh waktu tak singkat untuk membentuk daya tahan selama 90 menit.











