Porostimur.com | Jakarta: Timnas Indonesia U-19, yang kelak akan berganti menjadi Timnas Indonesia U-20, akan memikul ekspektasi tinggi di Piala Dunia U-20 2021. Armada Shin Tae-yong ini diminta untuk dapat lolos dari babak penyisihan.
Target dari pemerintah tersebut tidak akan mudah digapai. Selain minim pengalaman di kancah Piala Dunia U-20, Timnas Indonesia U-20 juga akan bersaing dengan negara-negara kuat di seantero dunia.
PSSI mengakalinya dengan mematangkan ‘Cara-cara luar biasa untuk meraih sukses prestasi di Piala Dunia U-20 2021’.
Cara-cara luar biasa yang dimaksud PSSI adalah dengan menaturalisasi pemain berdarah Indonesia. Dengan begitu, Timnas Indonesia U-20 akan ketambahan personil yang diyakini potensial.
“Kita akan melakukan ‘Cara-cara luar biasa’ untuk meraih sukses prestasi di Piala Dunia U-20 2021. Termasuk dimungkinkan melakukan naturalisasi pemain di usia emas sebagai pesepak bola,” tulis rencana PSSI.
Ada lima pemain keturunan yang bisa diberdayakan PSSI untuk dipanggil membela Timnas Indonesia. Berikut rangkumannya:
Paul Aro
Lahir di Jakarta, besar di Singaraja, Bali, punya Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, menetap di Swedia, dan memegang paspor Finlandia. Ringkasan riwayat hidup tersebut milik Paul Aro.




