2. Sulit menerima kehadirannya atau malah terlalu baper
Tanda kesiapan berteman dengan mantan yang kurang juga terlihat dari masih sulitnya menerima kehadiran mantan. Rasa permusuhan seolah masih cukup kental kamu rasakan meski mantan sudah berusaha menunjukkan perilaku yang baik dan bersahabat.
Atau kamu malah masih terlalu baper alias terbawa perasaan dengan sikap baik mantan. Ada sisi emosional yang muncul saat berbicara atau berinteraksi dengan mantan. Berteman dalam kondisi seperti ini hanya akan memicu rasa sakit dan menyulitkan proses move on.
3. Kerap bernostalgia secara berlebihan
Jika kamu terus-menerus merenung tentang kenangan indah masa lalu, itu mungkin tanda jika belum bisa melihat mantan sebagai teman karena masih terjebak dalam nostalgia hubungan yang telah berakhir. Ingatan masa lalu yang terlalu kuat tersebut dapat mengganggu kemampuanmu untuk membangun hubungan persahabatan yang sehat.
4. Tergoda berkomunikasi intens dengan mantan
Menjalin komunikasi yang baik dengan mantan memang tidak sepenuhnya salah. Hanya saja jika keinginan berkomunikasi intens seperti saat masih berpacaran terus dirasakan, artinya kamu belum benar-benar siap berteman dengan mantan tanpa niatan untuk balikan.









