50 Ribu Warga AS Meninggal Akibat Bunuh Diri pada 2022

oleh -163 views

Sedangkan warga Amerika yang mengidentifikasi sebagai orang kulit putih mengalami jumlah kematian terbesar karena bunuh diri dengan 37.459, meningkat 2,1 persen dari 2021. Dilihat dari jenis kelamin, lebih banyak laki-laki  yang meninggal karena bunuh diri daripada perempuan, mengikuti tren dari tahun 2021. Namun, jumlah kematian bunuh diri laki-laki dan perempuan meningkat masing-masing sebesar 2,3 persen dan 3,8 persen.

“Sembilan dari sepuluh orang Amerika percaya Amerika sedang menghadapi krisis kesehatan mental. Data kematian bunuh diri baru yang dilaporkan oleh CDC menggambarkan alasannya,” kata Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan Xavier Becerra dalam sebuah pernyataan.

“Satu nyawa hilang karena bunuh diri adalah terlalu banyak. Namun, terlalu banyak orang yang masih percaya meminta bantuan adalah tanda kelemahan,” ujarnya.

Baca Juga  Penarikan Guru ASN dari Sekolah Kristen: Mengabaikan Sejarah, Menguji Komitmen Negara

Sejak 2000, kecuali pada 2019 dan 2020, data CDC menunjukkan kematian akibat bunuh diri di AS terus meningkat. Kondisi itu membuat para pejabat mendesak sumber daya kesehatan mental yang lebih baik.

“Meningkatnya kasus bunuh diri yang meresahkan membutuhkan tindakan segera di seluruh masyarakat kita untuk mengatasi hilangnya nyawa yang mengejutkan dari tragedi yang dapat dicegah,” kata Kepala Petugas Medis CDC Dr. Debra Houry.