Muhammad Arafah mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk segera melaporkan bila menemukan tanda-tanda keberadaan para ABK.
“Operasi SAR dihentikan, namun dapat dibuka kembali apabila ada informasi baru. Terima kasih kepada seluruh unsur yang bertugas,” tegas Arafah.
KM Maluku Prima Makmur 03 sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Tulehu pada 8 November 2025 pukul 02.00 WIT. Kebakaran kapal pertama kali dilaporkan oleh penanggung jawab kapal, Iwan, pada Jumat (21/11/2025) siang ke Pos SAR Banda.
Operasi pencarian ini melibatkan ratusan personel dari Basarnas, TNI AL, Polairud, RBB, DOKPOL Polda Maluku, keluarga korban, dan pihak perusahaan, sebagai bentuk upaya maksimal penyelamatan. (Keket)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









