Kantor Klasis PAT Diresmikan, Siap Layani Umat Secara Maksimal

oleh -11 Dilihat

Diungkapkan, warga jemaat adalah juga warga masyarakat, dan dimana-mana, pembangunan infrastrukur statis seperti gedung, jalan, jembatan, selalu diikuti dengan ekspektasi masyarakat, bahwa segalanya akan jadi lebih baik.

“Memang logikanya tidak sesederhana itu. Namun begitulah masyarakat kita, mereka berpikir pragmatis. Mereka lupa bahwa infrastruktur statis misalnya gedung kantor tidak akan berfungsi sama sekali bahkan tidak akan mencapai break event point bila tidak diisi oleh infrakstruktur dinamis atau manusia. Pada konteks itu, maka kita punya kewajiban moral untuk menjawab ekspektasi masyarakat,” bebernya.

Diungkapkan Wali Kota, selama kurang lebih dua tahun dunia dilanda pandemik covid-19, serta berdampak pada berbagai bidang. Tapi kabar baiknya, atas kemurahan Tuhan, kantor ini tetap dibangun.

Baca Juga  Kecam Intimidasi Wartawan TV One di Aru, IJTI Maluku Desak Polisi Usut Tuntas

“Bahkan pemerintah juga harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan covid-19. Tapi dalam kondisi seperti ini, Klasis Pulau Ambon Timur bisa melakukan peresmian dan pentahbisan kantor baru. Mari renungkan ini hanya karena kasih karunia Tuhan. Jadi jangan ada satu orangpun yang berbangga diri,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. E.T Maspaitella, dalam sambutannya mengajak semua jemaat untuk bersyukur karena pemekaran klasis Pulau Ambon Timur dan Pulau Ambon Utara sudah membuat misi gereja berjalan maksimal di wilayah ini.

No More Posts Available.

No more pages to load.