Porostimur.com, Ambon – Perilaku abusive adalah sebuah tindakan kekerasan yang merugikan orang lain. TIndakan ini tidak hanya kelihatan pada perubahan sikap yang menjadi kasar namun juga terlihat dari perkataan yang diberikan kepada lawan bicara.
Tak jarang tindakan abusive ini melahirkan sebuah hubungan abusive saat menjalin romansa dengan orang lain. Terjebak dalam sebuah hubungan abusive tidak hanya membayakan mental namun juga keadan diri.
Dilansir dari laman Psych Central, berikut lima cara membebaskan diri dari hubungan abusive dari pasangan:
1. Rancang safety plan
Menjalani hubungan yang abusive cepat atau lambat akan membuat diri merasa ketakutan dihantui oleh rasa tidak aman. Perasaan was-was tersebut pada akhirnya membuat diri ragu untuk mencari pertolongan karena menganggap orang lain sudah terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing.
Namun meski dilingkupi perasaan cemas teguhkan niat dalam diri untuk mencari pertolongan. Rancanglah safety plan yang berguna untuk memproteksi diri ketika hendak berpisah dari pasangan. Guna dari safety plan adalah meminimalisir resiko tindakan yang tidak diinginkan dari pasangan.
Susun daftar kontak orang terpecaya yang kamu anggap dapat diandalkan jika kamu membutuhkan bantuan dengan segera. Bawalah benda-benda penting seperti berkas dan alat perlindungan sebelum meninggalkan tempat tinggal dan pasangan. Persiapkan safety plan dengan matang sebelum beranjak pergi.










