Porostimur.com, Ambon – Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengatakan, masyarakat Maluku sudah sangat dewasa dalam menghadapi Pemilu. Buktinya, Maluku yang pernah masuk dalam kategori sangat rawan, mampu menepis semua itu.
Demikian disampaikan Kombes Rum saat menghadiri obrolan podcast di Kantor Harian Rakyat Maluku, Kota Ambon, Selasa (14/11/2023). Tema yang diangkat yaitu “keamanan dan pengawasan pemilu damai (peran dan tantangan).
Selain Kabidhumas, hadir pula
Ketua KPU Maluku diwakili Hanafi Renwarin, Ketua Bawaslu Maluku yang diwakili Kordiv SDM Stevin Melay, dan Wakil Dekan 2 Fakultas Fisip Unpatti Ambon, Said Lestaluhu.
Kombes Rum mengungkapkan, Pemilihan Umum (Pemilu) bukan baru pertama dilaksanakan. Sudah beberapa kali Pemilu secara langsung yang melibatkan semua komponen. Polri sendiri bertugas sebagai aparat keamanan.
“Maluku pernah masuk dalam rangking 2 kategori sangat rawan untuk tingkat Propinsi, sementara untuk katagori kota, kota Tual masuk pada urutan pertama sangat rawan untuk Pilkada tahun 2018,” ungkapnya.
Meski begitu, peran serta semua stakeholder, terlebih lagi masyarakat, mampu menepis indeks kerawanan yang dikeluarkan Bawalu tersebut.
“Semua keraguan itu bisa kita atasi, bahkan Pilkada 2018 Maluku termasuk dalam daerah yang sangat aman tanpa ada gangguan yang berarti,” ujarnya.









