Empat Jembatan Dibangun di Pulau Obi, Harita Nickel Perkuat Konektivitas dan Akses Ekonomi Warga

oleh -45 Dilihat
Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy, mengatakan perusahaan ingin menempatkan pengembangan manusia sebagai bagian utama dalam setiap program pembangunan yang dijalankan.

Porostimur.com, Labuha – Konektivitas menjadi salah satu tantangan pembangunan di Maluku Utara. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, masih terdapat wilayah yang menghadapi keterbatasan akses jalan dan jembatan, terutama masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perikanan.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mempercepat pemerataan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Pemerintah daerah menilai akses transportasi yang lebih baik dibutuhkan masyarakat untuk memobilisasi sekaligus memasarkan hasil pertanian dan perikanan.

Gubernur Maluku Utara, mengatakan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari pencapaian angka. Menurutnya, pembangunan harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat secara lebih luas.

“Pembangunan di Maluku Utara belum sepenuhnya inklusif. Salah satu kendala utamanya adalah masalah konektivitas, karena masih banyak wilayah yang belum terhubung oleh fasilitas jalan dan jembatan yang layak,” ujar Sherly.

Persoalan tersebut salah satunya dijawab melalui pembangunan empat jembatan di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, yang dibangun Harita Nickel melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

No More Posts Available.

No more pages to load.