Porostimur.com, Dobo – Warga Desa Marlasi, Kecamatan Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, dikejutkan dengan penemuan bangkai ikan paus sepanjang kurang lebih 7 meter yang terdampar di pesisir pantai desa tersebut, Rabu (28/10/2026).
Bangkai mamalia laut itu awalnya dikira warga sebagai perahu yang hanyut dan terseret hingga ke tepi pantai. Namun, setelah didekati, benda yang mengapung di pesisir tersebut ternyata bangkai paus dalam kondisi sudah membusuk.
Penemuan ini menarik perhatian masyarakat setempat. Hingga kini, jenis paus tersebut maupun penyebab kematian dan terdamparnya bangkai itu belum diketahui secara pasti.
Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan terhadap bangkai mamalia laut tersebut.
Pertama Kali Terjadi, Warga Kaitkan dengan Kepercayaan Adat
Bagi masyarakat Desa Marlasi, terdamparnya paus dalam ukuran besar merupakan peristiwa yang tergolong langka. Berdasarkan keterangan warga, kejadian serupa disebut baru pertama kali terjadi di wilayah pesisir desa mereka.
Peristiwa ini pun memunculkan beragam pembicaraan di tengah masyarakat, termasuk yang mengaitkannya dengan sejarah kampung dan kepercayaan adat yang diwariskan para leluhur.
Sebagian warga memaknai kemunculan bangkai paus tersebut sebagai pesan alam yang perlu direnungkan, baik sebagai pertanda maupun pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian laut.









