Porostimur.com | Ambon: Bioskop-bioskop Eropa perlahan-lahan mulai dibuka kembali pertengahan Juni.
Para pengusaha berharap bahwa setelah beberapa pekan pemanasan dengan menayangkan film-film arsip, mereka dapat memutar film-film box office baru untuk memikat pelanggan secara massal di pertengahan musim panas.
Tetapi, penundaan berkepanjangan untuk rilis film seperti \”Mulan\”, \”Tenet\” hingga teatrikal \”The SpongeBob Movie: Sponge on the Run\” meninggalkan pengusaha bioskop dalam kesulitan yang mengerikan.
Dilansir melalui Variety, terlepas dari industri film lokal yang kuat di Eropa, film-film Hollywood cenderung menjadi faktor yang paling berpengaruh untuk box office musim panas.
\”Bahkan di Prancis, negara dengan penonton bioskop terbesar di benua biru, pangsa pasar untuk film Amerika meroket hingga setidaknya 70% selama musim panas,\” menurut perusahaan analitik Comscore, seperti dikutip melalui Variety, Selasa (21/7)
Salah satu pengusaha bioskop senior di Inggris menyesalkan jika mereka tidak punya film baru dalam beberapa bulan ke depan, maka bioskop tidak punya cukup sumber daya untuk beroperasi.
Untuk sebagian besar bioskop, 70%-80% film baru yang mereka putar adalah box office dari lua negeri.




