Berkata Tidak Pantas, Gubernur Maluku Diminta Berkaca Dengan Kejadian Demo Mahasiswa 1998

oleh -69 views

Porostimur.com | Ambon: Gubernur Maluku, Murad Ismail, kembali menjadi perbincangan hangat publik lantaran ucapannya yang dinilai kasar dan tak pantas diucapkan oleh seorang Gubernur atau kepala daerah.

Salah satu pemerhati sosial yang juga merupakan salah satu dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Pattimura (Unpatti), Jeffry Leiwakabessy pun turut angkat bicara menyikapi kejadian ini. Ia meminta, Gubernur Maluku bisa berkaca dengan kejadian demo mahasiswa yang terjadi pada tahun 1998.

“Pak Gubernur Maluku, anda bisa berkaca pada kejadian waktu tahun 1998. Soeharto, Presiden RI berbintang lima dengan 4 kekuatan yang melindungi beliau saja, lengser dari keperesidenan karena gerakan mahasiswa. Kok statemen anda sebagai Gubernur seperti ini?”, ujarnya kepada Porostimur.com, Selasa (27/7/2021).

Baca Juga  Mengapa Kita Sampai Pada Situasi Ini?

Menurutnya, sebagai pimpinan daerah seharusnya Gubernur menyikapi aksi demo para mahasiswa akhir-akhir ini dengan melakukan pendekatan bukannya dengan mengata-ngatai dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas apalagi didepan publik.

“Seharusnya anda panggil, melakukan pendekatan dengan berbagai pihak, anda jangan menjustifikasi seperti ini. Kami sangat kecewa sebagai masyarakat majemuk dan masyarakat intelektual karena sudah tidak zaman lagi untuk menunjukan kekuatan atau otot, tetapi pakailah otak untuk menangani masalah seperti ini”, tegasnya.