Pengamat LIPI Kritik Pidato Jokowi: Harapan dan Kenyataan Timpang

oleh -60 views

Porostimur.com | Jakarta: Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menyebut sejumlah pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidato kenegaraan tahun ini jauh dari kenyataan.

Dalam pidatonya, Jokowi menyinggung beberapa hal seperti keselamatan rakyat yang utama, kritik yang membangun penting, hingga menyampaikan apresiasi kepada DPR karena telah bersama-sama mengesahkan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

“Di era Jokowi ini entah kenapa antara harapan dan kenyataan itu timpang gitu loh,” kata Wasisto kepada CNNIndomesia.com, Senin (16/8).

Wasisto menyebut pernyataan Jokowi menyelamatkan rakyat merupakan hukum tertinggi bernegara baru dalam tataran konsep. Menurutnya, pemerintahan Jokowi belum menjalankan hal tersebut.

Hal tersebut, kata Wasisto, tergambar dalam tindakan pemerintah menanggulangi pandemi virus corona (Covid-19). Menurutnya, pemerintah sejak awal lebih memilih pendekatan politis dalam mengatasi virus tersebut.

Baca Juga  Maba Selatan Juara Umum MTQ ke-12 Halmahera Timur

“Dari awal itu persepsi yang dibangun politis. Kalau negara lain aspek sains dikedepankan kalau kita politik,” ujarnya.

Wasisto menyebut sejauh ini pemerintah lebih mengedepankan saran-saran dari elite politik ketimbang para ahli kesehatan. Sikap tersebut bedampak pada penyebaran virus yang tak terkendali hingga vaksinasi Covid-19 yang tak sesuai target awal.