Anggota DPRD Pulau Taliabu dan Pemilik Kapal KM Aldira Bantah Ada Permintaan Uang dari Petugas

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com | Ternate: Kabar tidak sedap tentang tiga orang oknum aparat yang meminta uang dengan nominal Rp. 25-30 juta rupiah dan 200 liter BBM kepada awak kapal dan para penumpang KM Tiga Putri sebagaimana disampaikan oleh politisi Partai NasDem Maluku Utara, Asghar Saleh melalui unggahan di media sosial facebook miliknya, Sabtu (11/9/2021) mendapat sanggahan dari Anggota DPRD Pulau Taliabu, Dedi Mirzan.

Melalui sambungan telepon, anggota DPRD Pulau Taliabu dari Partai Demokrat itu mengatakan, tidak benar kalau ada aparat yang meminta uang dan BBM itu.

Menurut dia, permintaan itu disampaikan oleh nakhoda kapal penyelamat, dan itu pun diminta sebagai biaya pengganti bahan bakar kapal yang terpakai dalam operasi penyelamatan tersebut. Meski demikian uang dan BMM itu pun belum diserahkan, karena dirinya masih melakukan pembicaraan dan negosiasi dengan pemilik kapal.

Baca Juga  Maya Lewerissa Dorong Posyandu 6 SPM di Aru Tak Sekadar Seremonial

“Jadi tolong disampaikan ke publik bahwa permintaan itu bukan dari petugas Polairud maupun TNI-AL, kasian bapak-bapak ini sudah berjuang untuk menyelamatkan saudara-saudara kita dari musibah,” tukasnya.

Dedi menjelaskan, ketika menerima informasi tentang keberadaan KM Tiga Putri, para petugas kemudian mencari kapal untuk melakukan operasi penyelamatan, mereka mencari kapal di sekitaran pelabuhan Belang, namun tidak ada kapal yang bersedia, karena ketiadaan BBM dan kalau ada pun harganya sangat mahal.